Hari 1
huaaaah
hajimemasite watasiwa harish resu
douzo yoroshiku onegaisimasu
akhirnya sampai dijepang dan terasa biasa saja
alhamdulillah
mungkin lebih baik perasaan saya begini terus haha
untk menghindari datangnya homesick tingkat akut
kata sepai-senpai terdahulu mungkin homesick itu akan dirasakan setelah bulan ke 3 sampai bulan ke 6
saya tinggal di asrama JASSO kamar 517, dan sesuai nomernya kamar terpencil ini berada di lantai 5
di dalam kamar saya hanya terdapat meja belajar, kasur, dan lemari, semoga barang-barang tersebut tetap dalam fungsi penggunaan yang sebenarnya
dan moga-moga ada barang lain yang masuk ke kamar saya ahaha
di asrama ini tersedia juga shower room (luar kamar) dan dapur (juga diluar kamar) dan lagi tempat cucian (laundry room).
semua fasilitas tersebut diatas ada di tersebut dibawah (lantai 1!!)
yak 5 lantai sebagai track terpanjang dalam hidup ini untuk sesuap nasi di dapur, sampai atas sudah laper lagi
selain itu semua fasilitas disini memadai sekali lah cuma sayang internet belum terpasang, masih sekitar 2 mingguan lagi.
lalu saya dapat orang tua angkat disini, as maaa: Kadohira San, as fathaaa:Totani san.
mereka ber2 orang yg sangat baik, mereka itu sebenarnya orang mitsui, mungkin udah kebanyakan duit dan kurang kerjaan jadi mereka mau jadi orang tua angkat anak-anak beasiswa mitsui
kedua dari mereka orangnya lucu, bisa sedikit berbahasa inggris, ramah, dan terlihat tulus membantu
mungkin keadaan disini (diharapkan dan semoga) membawa saya kesikap hidup yang lebih baik dari sebelumnya
Di JASSO ini juga saya banyak bertemu orang-orang baru, seperti senpai asri dan aisyah,(sering ketuker sama asiah) walau lebih tinggi kelasnya, mereka ini lebih muda dari saya, gak tau makan apa.
Selain itu juga ada siswa2 monbugakusho yang masuk D3, dan orang2 dari negara lain seperti cina thailand korea arab.
siswa2 monbugakusho yang D3 lumayan banyak, ada sekitar 22,21 orang, kalau dibulatkan kebawah jadi sekitar 22 orang.
tapi mereka yang laki-laki tidak tinggal di asrama JASSO, katanya sih di kamakubo atau ga tau itulah,(saya belum pernah kesana)
katanya sih lumayan dekat lah (hitungan orang sini)
disini siswa2 dari indonesia saling bantu-membantu saru sama lain.
kalau siswa monbugakusho dari angkatan saya baru datang mungkin awal april katanya, soalnya pengumumannya itu baru pada bulan januari.
mungkin agak banyak, tapi yang sekarang baru ber2 bersama teman saya yang namanya “Abdul Karim” dari jember
sebenernya saya juga belum masuk sekolah hehe, baru masuk tanggal 5 oktober, ceremony langsung placement test.
Ga tau deh placement testnya bakal kaya apa, nihongo saya sudah banyak yang lupa
disini serulah orang-orangnya pokoknya! (efek baru hari pertama)
“jangan ngeremehin apa-apa yang ada disini” katanya
nya disini artinya senpai saya Iandre asal dari medan yang sekarang kuliah di waseda baru tahun pertama
mungkin pertama-tama ga begitu susah, tapi kalau mau berhasil ya kita harus berusaha bener-bener kalau disini
jangan sampai stress juga, kalau setress disini ga ada siapa2 yang ngebantuin
disini juga kita harus mandiri, pinter ngatur waktu, karena waktu disini penting, berharga banget
dan disiplin. dan jujur harus kuat iman. baru lewat shinjuku sekali aja godaannya banyak bener. shalat juga jangan sampai lupa
sebenernya kalau kita mau, kita pasti bisa, jangan putus asa patah semangat.
impian itu harus tinggi.
emang sih dari tahun ketahun tingkat kesuliatnnya naik, drastis malah katanya, dan persaingan juga, orang korea dan china kalau sudah belajar gila (katanya)
jadi ya kita harus menjadi sama-sama gila
itu pilihannya sama berdoa aja yang banyak sama Allah SWT karena dia yang menentukan
LETS LIVE A NEW LIFE!!